Civitas Akademika MAN 1 Bekasi menggelar Talkhsow Motivasi via daring

Bekasi ,- (HumasMan1 Bekasi)

Civitas Akademika MAN 1 Bekasi menggelar Talkhsow Motivasi via daring melalui google meet dengan selogan Road To SBMPTN “Raih sukses di kampus Impian” yang diikuti ratusan siswa kelas XII MAN 1 Bekasi, Jumat (16/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan sosok Ramadhan yang merupakan alumni MAN 1 Bekasi angkatan tahun 2014, dimana sosok Ramadhan ini mempunyai segudang pengalaman organisasi yang mana sekarang menjabat sebagai ketua PMII cabang Ciputat dan juga terdaftar sebagai mahasiswa di UIN Jakarta serta enterfreneur muda Bekasi serta tergabung sebagai peneliti arus surpai Indonesia. Menjadi hal menarik yang bisa di seringkan kepada para siswa MAN 1 Bekasi khususnya siswa kelas XII untuk memberikan informasi dan memotivasi siswa supaya melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi. Dia juga memberikan resep kepada siswa supaya bisa diterima di Perguruan Tinggi.

Kepala madrasah MAN 1 Bekasi, Drs H Amal Basyari dalam sambutannya mengatakan bahwa pihak madrasah akan terus memotivasi anak didiknya untuk bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi bahkan madrasah sudah menyiapakan 40 siswa berprestasi yang akan diberikan beasiswa khusus untuk kelas XII di bimbel nurul fikri guna meneruskan ke jenjang perguruan tinggi.

Lanjut Beliau menambahkan bahwa dalam hadis nabi bersabda “Menuntut ilmu itu wajib atas setiap muslim” sehingga proses belajar untuk menuntut ilmu dalam pandangan Islam merupakan bagian dari ibadah yang wajib untuk selalu dilakukan sejak lahir sampai meninggal dunia maka dari itu untuk semua siswa MAN 1 Bekasi teruslah semangat untuk mencari ilmu guna masa depan yang gemilang walaupun semua itu perlu adanya pengorbana tapi sadarilah bahwa itu memang bagian dari perjuangan. Dan setiap perjuangan tentu tidak mudah. Butuh niat dan itikad yang kuat, serta ikhtiar yang maksimal serta di ikuti dengan doa.

“Dengan kegiatan talkshow motivasi ini Mudah-mudahan siswa siswi MAN 1 Bekasi terinspirasi untuk mengikuti jejak-jejak dari para alumni yang telah masuk ke perguruan tinggi maupun telah sukses’ ungkapnya.

Sementara itu Ramadhan yang diundang untuk memberikan pengalamanya mengatakan untuk mencapai sebuah kesuksesan perlu adanya pengubahan nasib dengan cara apa yakni dengan menuntut ilmu. Hal itu yang menjadi modal dasar seseorang mendapat kesuksesan. Kita harus siap dengan kemampuan yang kita miliki serta jangan merasa pesimis karna hari esok menunggu kita untuk sukses bahkan kita wajib menikmati proses dan ubah keterbatasan yang kita miliki menjadi modal untuk tangga menuju kesuksesan.

Ramadhan bercerita pengalamanya dulu ketika masuk kuliah yang mana pihaknya bukan dari kalangan ekonomi yang berada bahkan pihaknya pernah di hadapkan pada situasi untuk memilih antara melanjutkan kuliah atau menemani orang tua yang sedang sakit tapi berkat dorongan keluarga dan juga tekad serta keinginan untuk kuliah akhirnya memberanikan diri untuk mengikuti tes seleksi masuk perguruan tinggi negeri walaupun pada saat itu ibu dalam keadaan koma tapi tuhan memberikan jalan lain yang mana akhirnya pihaknya lolos tes masuk perguruan tinggi serta dalam hal itu juga keadaan ibu berangsur pulih. Bahkan bukan itu saja untuk biaya kuliah pun pihaknya memberanikan diri untuk berjualan makanan yakni martabak mini di kampus tapi semua itu tidak menyurutkan tekadnya untuk bisa kuliah bahkan pihaknya terus semangat untuk mengejar nilai terbaik sehingga bisa mendapatkan beasiswa. Semua itu merupakan perjuangan dan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

Ramadhan mengungkapkan bahwa proses panjang ini yang menempa dirinya sehingga bisa seperti sekarang, dimana ketika kita maksimal dalam proses pasti suatu saat kita akan sukses. Bahkan tidak semua orang yang tingkat ekonomi nya lemah maka ia tidak bisa menggapai cita- citanya yang ia inginkan, itu adalah pemikiran yang pesimis padahal sebenarnya selagi kita masih mau berusaha dan berdoa mudah mudahan Allah memberi jalan yang terbaik buat kita, walaupun itu tidak sesuai dengan yang kita inginkan, tapi percayalah Allah maha tau apa yang kita butuhkan.

“satu kata jangan sampai pesimis mengalahkan optimis dan ketika kita ingin sukses mulai lah dari hari ini dengan cara apa mencari ilmu dan belajar terus menerus.” ungkapnya.

Kontributir : Heri Herdianto (guru MAN 1 Bekasi )